Cari Blog Ini

Selasa, 21 Juni 2011

Selamanya Cinta (ALVIA)


@ sekolah
“via sayang, pulang sekolah jalan yuk” ajak Alvin
“kemana vin?” Tanya via
“kemana aja yang penting sama kamu”
“hmm.. yaudah deh”
Gak terasa waktu untuk pulang sekolah tiba, Alvin pun segera menvari sivia karena mereka beda kelas.
“ag.,, liat via gak??” Tanya Alvin ke agni teman sekelas sivia
“gak tuh vin, tadi sih dia udah keluar duluan “ jawab agni
“ohh yaudah, thanks yaa!!”
Alvin pun langsung mencari sivia. Hampir semua ruang kelas dia cari, tapi via juga gaterlihat sama sekali.
“via.. kamu di mana sih “ batin Alvin.
Alvin pun mencoba menghubungi via tapi no hape sivia juga tidak bisa di hubungi!
Setelah beberapa jam dia menunggu via, dan via juga gak keliatan sam sekali akhirnya Alvin memutuskan untuk pulang.
@ rumah
Alvin juga tetap berusaha menghubungi via, tapi tetap ga bisa
“aaarrrrgghhhh… sebenarnya dia kemana sih?? Kok tiba-tiba gag nepatin janji kea gini? Mana ga bisa di hubungin lagi” ucap Alvin kesal dan khawatir dengan sivia..
***
“maafin aku vin, mungkin dengan cara aku kea gini kamu bisa ngelupain aku” batin via. Saat itu via lagi jalan sama cakka.
Cakka adalah cowok yang di jodohkan orang tua via untuk sivia. Kedua orang tua sivia tidak merestui via dengan Alvin karena perbedaan agama di antara mereka
“lagi mikirin apasih vi? Kok dari tadi cuman diam aja” Tanya cakka
“gag papa kok, cuman lagi kurang enak badan aja”
“yaudah abis ini aku langsung anter kamu pulang aja, biar kamu bisa istirahat!!”
“iyaaa..” jawab via singkat
***
@rumah sivia
Via terus-terusan mikirin Alvin..
“tuhan apa yang harus aku lakukan? Aku sayang sama Alvin, tapi di sisi lain aku juga ga mau membantah kedua orang tua aku!!” ucap via sambil menangis..
Ke esokan harinya @ sekolah
“viaaaaaaa” panggil Alvin yang baru datang dan langsung menghampiri via yang saat itu lagi jalan menuju kelasnya
“kamu kemana aja sih kemaren? Ga nepatin janji banget?” ucap Alvin kesal
“maaf vin, kemaren aku ada acara keluarga jadi ga bisa jalan sama kamu! “
“trus kenapa hp kamu ga bisa di hubungin?” Tanya Alvin
“eee..eeee kemaren hp aku lowbatt, makanya mati” jawab via gugup
“tapi kamu ga bohong kan?” Tanya Alvin lagi
“enggaaak kok” jawab via gugup
“kalau pulang sekolah nanti kamu bisa kan?”
“iya vin. Bisa..” jawab via
“yaudah nanti pulang sekolah aku tunggu di gerbang sekolah.. sekarang kamu masuk ke kelas.. udah bel tuh.. selamat belajar ya sayang” ucap Alvin mencium kening via. Via hanya tersenyum.
“maafin aku yaa vin, aku udah bohong sama kamu!” batin via.
***
Sepulang sekolah Alvin sudah nunggu via di pintu gerbang , dan tidak lam kemudian via datang.
“udah lama nunggu vin??” Tanya via
“enggaak kok vi,.. baru aja”
“jalan sekarang aja yukk?” ajak via
“okeee sayang..” jawab Alvin yang langsung membukakan pintu mobil untuk sivia.
***
Saat perjalanan …
“kita kemana vin?” Tanya sivia
“kemana yaaa? Liat aja ntar” jawab Alvin tersenyum,.


Sesampainya di tempat yang Alvin maksud..
“kamu masih ingat tempat ini  vi??”
“iyyaaa inget, ini kan tempat kita jadian “
“dan kamu inget hari ini hari apa ?” Tanya Alvin lagi
“ini hari rabu kan ?” jawab via santai. Alvin tersenyum
“hari ini tepat 1 tahun kita pacaran, hari ini anniversary kita vi?”.
Via kaget, dia benar-benar lupa kalau hari itu adalah hari setahun mereka jadian.
“sekarang kita ke sana yuuk” ajak Alvin ke tempat dinner yang benar-benar sudah dia persiapkan.
Tempat itu benar-benar sangat romantic untuk mereka berdua. Via ga nyangka sama semua yang Alvin lakukan,. Alvin memang cowo terbaik yang pernah singgah di hatinya.
Mereka pun makan malam bersama
“ini yang aku tunggu-tunggu via, menghabiskan malam dengan cewe yang sangat aku cintai” ucap Alvin sambil memegang tangan via.
“aku juga vin, aku bahagia banget mala mini,. Mungkin ga cuman malam ini tapi aku selalu bahagia menjalani hari – hari aku bersamamu!!’ ucap via.
Selesai mereka dinner Alvin mengajak sivia ke  suatu tempat. Tempat di mana mereka bisa menikmati indahnya bintang di malam itu. Mereka berdua memang sangat menyukai  bintang.
“coba kamu liat bintang itu vii!” ucap Alvin sambil menunjuk bintang di langit malam itu.
“emangnya kenapa sama bintang itu vin?” Tanya sivia sambil memandang bintang yang ada di langit itu
“bintang itu selalu menemani malamnya dan aku ingin yang jadi bintang aku adalah kamu , agar selalu menemani hari-hari dengan selalu bersama ku, hari ini, besok dan seterusnya. Kamu mau kan jadi bintang aku ? “ Tanya Alvin sambil menatap mata sivia.
“iyyaaa vin, aku mau” jawab via
“ kamu janji kamu akan selalu menemaniku? Jangan pernah tinggalin aku ya vi! Aku sangat mencintaimu!!”
“aku janji vin, karena aku mencintai kamu” jawab via
“aku berharap kita selalu bersama vi!”
“semoga aja vin, walau saat ini hubungan kita sedang di uji dengan adanya perjodohan itu” batin via

Alvin tidak mengetahui kalau via sudah di jodohkan dengan laki-laki lain, karena memeang via tidak ingin Alvin tau semua itu.
Hari pun sudah sangat malam mereka memutuskan untuk pulang.

Ke esokan harinya sepulang sekolah
“aku anter pulang yuk vi” ajak Alvin
“ga usah vin, aku di jemput sopir kok, lagian akiu masih ada urusan”
“emmm aku duluan yaa?”
“iya vin, hati-hati”
Karena Alvin tidak tega kalau via di situ sendirian, Alvin tidak langsung pulang. Tapi dia coba ikut menunggu walau dari kejauhan. Dan ga lama kemudian ada seorang cwo yang menjemput via, dan dia bukan sopir dari sivia
“itu cwo siapa yaa? Kok gue ga pernah liat? Tadi katanya lagi nunggu jemputan supirnya” ucap Alvin
Karena Alvin penasaran, Alvin pun mengikuti mobil itu.
Mobil itu berhenti di sebuah mall, sivia dan cwo itu juga bergandengan tangan. Dengan hati yang panas Alvin mengikuti sivia dan cwo itu. Mereka pergi ke sebuah café untuk makan siang, saat di sana lagi-lagi Alvin melihat kemesraan antara mereka berdua. Sampai mereka berdua pulang pun Alvin tetap mengikutinya
@ depan rumah sivia
Alvin begitu cemburu saat malehat mereka berdua cipika-cipiki dan cwo itu juga terlihat akrab dengan orang tua sivia.
***
Beberapa hari berlalu dan berkali-kali pula Alvin melihat sivia jalan dengan cwo yang tidak dia kenal itu. Sampai suatu hari Alvin tidak tahan lagi dengan semua yang dia lihat, hingga akhirnya Alvin melabrak sivia dan cakka yang saat itu mereka sedang berduaan.
“jadi ini yang kamu lakukan di belakang aku vi? Kamu jalan sama cwo lain tanpa pernah mikirin perasaan aku?” sivia kaget kietika mengetahui Alvin tiba-tiba ada di tempat itu
“kamu vin?”
“iya aku. Kenapa?? Kamu mau bohong lagi?? Terus aja vi, terus aja kamu bohongin aku. Berapa hari ini aku sudah berusaha buat diem sama apa yang aku liat. Tapi sekarang aku udah ga tahan, aku kecewa sama kamu vi”
“dengerin penjelasan aku dulu vin, aku sama dia……” ucapan via terpotong
“penjelasan apa lagi?? Semua ini udah cukup nebuktiin kamu selingkuh” Alvin pun langsung pergi begitu saja
Sivia mencoba mengejar Alvin, cakka pun juga ikut mengejar sivia.
“sivia, udah vi!! Emang dia siapa kamu vi?? Dia cwo kamu??
“iya cak, dia cwo aku” ucap via sambil menangis
“kenapa kamu ga bilang kalau sebenernya kamu udah punya pacar vi?? Kalau kamu bilang aku ga bakal nerima perjodohan kita!”
“orang tua aku ga setuju aku sama dia cak, makanya aku di jodohin sama kamu. Aku cuman ga ingin ngebantah keinginan kedua oranh tua aku, makanya aku ngelakuin semua ini”
“aku akan berusaha buat hubungan kalian seperti semula vi dan aku juga  akancoba buat kasih kejelasan ke orang tua kamu vi” ucap cakka
“makasih cak, makasih kamu udah ngertiim aku”
“sama-sam vi. Sekarang kita pulang yaa”
“iya cak”
***
Hari-hari demi hari Alvin dan sivia jalani sendiri-sendiri. Bahkan mereka tak berhubungan sama sekali.
Suatu malam Alvin sangat merindukan sivia
“aku ga sanggup hidup tanpa kamu vi, aku selalu memikirkanmu. Tapi kenapa kamu tega ngelakuin ini ke aku?? Kenapa kamu orang yang aku sayangi malah jadi orang yang nyakitin aku vi ?? tuhan Bantu aku melupakannya kalau memang bukan dia untukku” ucap Alvin sambil memandang foto sivia

Sedangkan sivia yang sedang di rumahnya selalu melamun , selalu megurung diri di kamar dan terus memikirkan Alvin.
Suatu malam agni dan oik ke rumah sivia, mereka berdua adalah sahabat dekat sivia.
“sivia kamu kenapa sih? Masih mikirin Alvin?? “ ucap agni
Iya kamu kenapa sih vi?? Jangan sedih terus dong” ucap oik
“aku Cuma lagi inget sama Alvin, orang yang selalu bikin aku bahagia orany yang selalu bikin aku bahagia, orang yang perhatian ke aku, dan orang yang selalu ngasih kejutan ke aku setiap harinya”
“tapi kamu jangan juga githu kali vi, kamu harus yakin kalau suatu saat nanti kalian akan bersama kembali” kata agni mencoba menenangkan via
“sulit ag buat aku bisa yakinin hal itu, orang tua aku aja ga pernah suka sama Alvin, aku cuman bisa ngikutin apa yang mereka mau. Aku cuman pengen liat mereka bahagia aja dengan apa yang mereka mau walau aku yang harus menderita!!” ucap via

Tanpa di sadari mama via mendengar apa yang mereka omongin barusan dan mama via sangat merasa bersalah telah mengorbankan perasaan anaknya sendiri hanya untuk keegoisannya.
***
Seminggu kemudian tepat di hari ulatah via.orang tua via mengadakan pesta untuk anaknya itu.
“ultah kok sedih githu sih?? Ga enak ihh di litany” ledek agni
“paling lagi mikirn pangeran Alvin tuh ag” ledek oik
“apaan sih? Alvin juga paling udah lupa sama ultah aku” jawab via
“kata siapa aku lupa ultah kamu? Buktinya aku sekarang ada di sini dan itu untuk kamu via” sahut seorang laki-laki yang tidak lain itu adalah Alvin
“alviiiiiinnnnnnn???” ucap via kaget
“selamat ulang tahun sayang” ucap alvinlangsung memeluk sivia.
Sivia masih bingung dengan semua ini
“kok diam aja?? Bingung kenapa aku ada di sini?? Tanya Alvin
“iya vin, masih ga percaya!!”
“mamah papah yang minta Alvin ke sini dan sekarang mamah papah udah ngeresruin hubungan kalian” ucap mamah sivia
“beneran mah?? Pa??” Tanya via
“iya sayang”

***
“samapi saat ini aku ga nyangka vi, kita bisa bersatu lagi” ucap Alvin sambil mengelus dan memeluk sivia dan mengelus rambutnya
“aku kan bintang kamu vin, seperti yang kamu bilang dulu kalau aku akan selalu bersamamu hari ini, besok dan seterusnya” ucap via
-SELESAI-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar