Cari Blog Ini

Selasa, 21 Juni 2011

MUSUH DAN CINTA (ALVIA)

maaf kalau ada yang tersinggung. just story
Permusuhan rioalvin (cerpen)
“Alvin sayang, sampai kapan sih kamu musuhan sama rio” Tanya sivia sambil ngelap keringat Alvin karena dia habis syuting adegan balapan.
“aduuhh via sayang, aku tuh ga pernah nganggep rio saingan” kata Alvin sambil memegang kedua pipi chubby via.
“tapi keliatannya kalian tuh saingan vin”
“udahh ahh.. jangan bahas itu lagi. Ntar malam jalan yaa? Mumpung lagi break”
“iyaaa.. udah sana pergi, di panggi tuh”
“daaaahhhh cantikk.. muaaah” kata Alvin pergi dan sempat-sempatnya mencium sivia di pipi nya.
“dasar Alvin” kata sivia sambil tersenyum
Alvin dan rio, sejak SMA mereka selalu bersaing. Baik itu melalui popularitas atau prestasi. Alvin dan rio memang anak yang pandai, saat kelas satu SMA Alvin memang vtidak satu sekolah dengan rio. Hingga waktu itu rio menjadi nomer satu di sekolah idolaciliklovers.orang terkeren, manis, pandai, dll sudah sering terlontar saat memuji rio. Tapi waktu kelas 2 SMA Alvin sebagai murid baru mampu menyaingi popularitas rio. Sebenarnya Alvin tak pernah menganggap rio saingan. Alvin hanya menjalani semua dengan biasa. Alvin memang anak yang pandai, karena itu dia satu-satunya orang yang bissa mengalahkan rio saat pemilihan perwakilan olimpiade kimia. Sekolah ICL lebih memilih Alvin di banding rio, dan saat itu rio benar-benar geram dan mulai menganggap Alvin musuhnya.
Rio, selalu bisa mendapatkan apa yang sama dengan Alvin. Saat Alvin mendapat tawaran rekaman, rio juga berusaha mencari produser yang mau dengannnya. Bahkan Alvin main sinetron pun dia juga mengikuti.
Rio memang selalu bisa menyaingi Alvin dalam hal apapun. Tapi rio tidak bisa mengambil hati sivia, gadis yang di cintainya juga gadis yang di cintai Alvin. Tapi sayang, sekeras apapun rio berusaha dia tak akan bisa mengambil hati gadis itu, karena sivia sudah mencintai Alvin duluan.
“arghhh sial, kenapa sih loe vi lebih milih Alvin?” kata sivia saat cemburu melihat Alvin bermesraan dengan sivia tadi.
“riooo…riooo.. ini buat kamu” kata salah satu fans rio memberikan hadiah buat rio.
“apaan nih?’’ kata rio dengan tampang jijik
“ihh rio mah ngegemesin deh, masa pura-pura gak tau sma kado?” kata fans itu sambil
“apasih loe? Gue gak butuh kado murahan keya gini” kata rio mengembalikan kado itu dengan kasar
“rio kok githu sih?”kata fans itu sambil mengeluarkan air matanya
“pergi loe, ganggu aja” kata rio kasar. Dan fans itu pun langsung pergi lari meninggalkan rio
“dasar, nyusahin aja” umpatnya sendiri.
Alvin mempunyai fans bernama alvinoszta sedangkan fans rio namanya rise. Alvinoszta memang dan rise memang tampak damai, tapi sebenernya terjadi perang dingin antar mereka.
“gillaaaaa yaakk, mereka lebay banget” kata alvinoszta
“ehhh.. apa loe bilang? Rise lebay? Kalian tuh gak punya mulut” kata rise
“ehh nyantai dong. Emang kita bilang rise yaa? Gak ada tuh! Ngerasa kesindir kalian yaa”
“kita nyantai lahh. Kalian aja tuh banyak bacot”
“please yaa jaga omongan dong”
“ehh dasar loe alvinoszta penakut. Lemah,cuihh najis”
“apaloe bilang”
Begitulah yang terjadi. Memang tak semua rise dan alvinoszta seperti itu, tapi di hati mereka saling menjelek jelekan.
“vin liat deh” kata sivia sambil memperlihatkan komenan di facebook tentangperkelahian antar rise dan alvinoszta.
“udahhh vi, kita jangan bahas itu lagi. Lagi jalan juga ngapain mikirin itu?” kata Alvin sambil nyetir mobil
“tapi vin, aku kasihan sama alvinoszta. Masa kamu gak peduli sama fans kamu”
“viiaaa. Aku tuh emang cuek, tapi aku juga peduli kok sama mereka. Kalau aku negur mereka lewat tweet ntar alvinoszta yang gak tau apa-apa ikut heboh via, kan cuman beberapa alvinoszta aja yang githu”
“ohh iyaaa.. Alvin ternyata pinter deh”
“siapa dulu dong? Pangerannya sivia githu” kata Alvin bangga sambil menepuk dadanya
“ihh.. gombal” kata via sedikit manyun
“hehe tapi suka kan?” kata Alvin dengan sedikit menggoda. Sivia hanya tersenyum malu dan salting
“ehh.. via. Rio gag ganggu kamu lagi kan?” kata Alvin tiba-tiba mengalihkan pembicaraan
“iyaa, kamu tenang aja kok beberapa hari ini dia udah gag ganggu lagi”
“syukurlah vi.. aku bingung vi, kenapa rio itu selalu nyamain aku? Dan nganggap aku saingan”
“mungkin karena kamu sempurna vin,dia ngiri. Hehe” kata sivia tersenyum dan mengembangkan lesung pipitnya
“kalau dia nganggep aku saingan gapapa vi, dia mau ngmbil semuanya juga gapapa. Semuanya dia ambil dari aku juga gapapa tapi aku gag mau dia ngmbil kamu dari aku. Kamu itu segalanya vi, aku rela ngorbanin semuanya” kata Alvin panjang lebar
“alviiiinnn, kamu tenang aja kok vin. Aku gag akan pernah ninggalin kamu. Aku cinta sama kamu, dan gag akan pernah cinta sama rio”

“makasih vi, kamu memang wanita paling sempurna”. Mereka pun melanjutkan perjalanannya.
***
Alvin menghentikan mobilnya di sebuah café, dan membuka kan pintu mobil sivia layaknya seorang pangeran yang menyambut putrinya
“makasihh” kata via tersenyum
“udahh masukk yuukk” kata Alvin mulai berjalan dan merangkul pinggul sivia. Benar-benar pasangan yang mesra, pantas saja mereka di katakan best couple.
“lama yaa vi, kita gag makan berdua kea gini,biasanya cuman di lokasi atau tempat show” kata Alvin
“iyaaa.. kamu sih, sibuk mulu. Tapi aku seneng kok vin, di mana aja kita makan yang penting selalu berdua”
“makasih vi, kamu emang pengertian” kata Alvin sambil mencium tangan sivia, sivia senyum dengan tulus.
“pesenannya lama yaa vin?” kata sivia
“hehe dasar bakpia, udah kelaparan aja haha” kata Alvin menarik hidung via karena gemes
“uduuhh. Sakit tau isshh” kata sivia manyun.
“ya udah sambil nunggu pesenannya, kamu nunggu di sini aja yaa. Aku ada urusan bentar” kata Alvin mulai berdiri dari tempat duduknya
“ehh vin.. yahh udah main nyelonong aja” kata sivia
Alvin sekarang dia berada di belakang panggung, sepertinya dia sedang berbicara dengan seseorang. Lalu dia menaiki panggung itu.
“selamat malam semuanya, mala mini saya ingin bernyanyi khusus buat sivia gadis yang sangat saya cintai. Maaf kalau selama ini aku terlalu sibuk. Yaudah langsung saja lagu ini buat kamu vi”
Sedalam yang pernah ku rasa
Dirimu hanyalh untukku
Terukir manis dalam renunganku
Jiwaku jiwamu menyatu

Biarkanlah kurasakan
Hangatnya sentuhan kasihmu
Bawa daku penuhiku
Berilah diriku kasih putih di hatiku
Sivia begitu terkagum dengan penampilan Alvin. Memang selama ini dia selalu melihat penampilan terbaik Alvin, tapi beda dengan ini, sivia benar-benar merasa ngefly dibuat oleh Alvin. Alvin menuruni panggung di sambut tepuk tangan meriah dari arahpenonton
“alviinn.. makasih sayang” kata sivia menyambut Alvin dan langsung memeluknya
“cieee..ciee seorang Alvin jonathan ternyata romantic yaaa” kata salah satu pengunjung
“haha iyaa kirain cuek kea biasanya”
“waahhh.. memang benar-benar pasangan serasi”
“semoga langgeng yaa mereka berdua”
Begitulah komentar komentar dari para pengunjung di café itu
“makasih yaa sekali lagi vin, aku sayang kamu”
“aku juga vi, makan yuukk ntar dingin gag enak lagi”
“yuukkk” mereka pun menikmati acara malam mereka. Hari ini hari yang indah bagi sivia dan Alvin. Tapi hari yang buruk bagi dia yang kini sedang mengikuti Alvin
“sialan loe vin, inget vin. Gue ga bakal biarin sivia sama loe, dia harus sama gue” orang itu adalah orang yang merasa terus tersaingin oleh Alvin ya dia adalah rio.
***
Hari ini Alvin tidak menemani sivia karena sedang sibuk sekali, dan menjadi kesempatan rio buat ngejalanin rencananya
“tumben sendiri vi? Biasanya nempel Alvin mulu dah”
“loe sendiri ngapain ke sini?”
“gue cuman mau ngasih tau loe kalau Alvin itu ada cinlok sama shilla”.
“gue tau kok yo, loe itu ga suka hubungan gue sama Alvin, tapi gag usa fitnah Alvin dong”
“loe ga percaya? Silahkan liat dia sekarang ngapain kalu ga ada loe”
Sivia mulai terpengaruh dengan kata rio-rio itu, dia buru-buru menyusul Alvin. Saat tiba di sana sivia melihat pemandangn yang tidak mengenakkan dan membuat hatinya begitu hancur. Dia berlarisambil menangis. Alvin tak melihat sivia melihat semua kejadiaan yang tejadi tadi.
***
@kamar sivia
Sivia hanya bisa menangis mengingat kejadian tadi, saat shilla menyuapkan makanan ke mulut Alvin dan Alvin tak berusaha menolak dia. Hatinya begitu hancur dia ga nyangka Alvin bisa main hati dengan teman satu lokasinya.
“Alvin, loe tega vin” sivia hanya bisa menangis dan mengurung diri dan menagis di kamarnya.
Sudah beberapa hari sivia tidak member kabar sama Alvin, Alvin jadi sangat khawatir dan memutuskan untuk pergi kerumah sivia.
“ohh Alvin, gini nak Alvin.. dari kemaren via ngurung diri terus di kamarnya, dia juga ga mau makan. Tante khawatir sama sivia. Kamu mau kan bujukin via buat makan”
“iyyaaa tante, Alvin bantuin kok”
“ohh yaaa.. kalau ada masalah sama sivia. Selesain secepetnya yaa vin, tante kasihan sama sivia”
“aduhh maaf tante, tapi Alvin rasa kita ga ada maslah. Kalau ada masalah pasti kami selesain secepetnya”
“yaa udah ini makanan buat via, tante mohon banget vi”
“iyaa, pasti tante”
Alvin pun mengetuk pintu kamar sivia dan langsung masuk. Saat itu sivia duduk di sofa sambil mandengin fotonya bersama Alvin dan menangis
“viaaa…” kata Alvin saat ,melihat gadisnya itu sedang menangis, lalu meletakkan makanannya di samping meja
“viaa.. kamu kenapa” kata Alvin memeluk sivia
“ngapain kamu ke sini” kata sivia dingin dan melepaskan pelukan Alvin
“aku jengukin kamu lah vi, udah beberapa hari kamu ga ngabarin aku, aku khawatir lah vi”
“khawatir?” kata sivia tersenyum kecut.
“iyaaa vi, aku ounya salah ya vi sama kamu? Aku salah apa?”
“khawatir? Bukannya kamu seneng kalau aku ga ada kamu bisa berduaan sama shilla?” kata sivia tersenyum kecut
“kamu ngomong apa sih vi? Aku sama shilla? Ga ada apapa kok vi?”
“gag usah bohong vin. Mulai sekarang aku mau kita putus!” kata sivia dengan tegas
“apa vi? Gag bisa vi? Apa alasannya? Aku masih cinta banget sama kamu vi”
“alasannya karena kamu udah main hati sama shilla”
“sivia. Aku ga ada main hati sama shilla. Aku tuh cintanya cuman sama kamu”
“bohong kamu vin”
“bener sivia sumoah,, aku ga pernah bohong. Tolong ngerti vi..”
“apa kamu bisa jelasin kenapa waktu itu kamu mau di suapin sama shilla”
“hahaha yang itu?” kata Alvin sambil ketawa
“kok ketawa sih?”
“ya ampun via sayang, itutuh shilla katanya mau pergi alias pindah ke amerika. Dia mau salam perpisahan sama aku. Sebagai tanda minta maafdia mau nyuapin aku. Akunya sih ga mau tapi dia yang maksa. Yaudah aku amu aja, daripada ntar ribet juga.
“ohh.. githu..” kata via mengooo kan perkataan Alvin
“nahh sekarang via maukan baikan sam aku.”
“gimana yaa vin? Padahalkan kita baru putus beberapa menit yang lalu”
“ehh siapa bilang tadi kita putus. Aku gak bilang iya kan”
“hehe.. iayaaa”
“yaudah. Makan buburnya ya vi,u kan udah beberapa hari ga makan”
“Alvin suapin yaa”
“iyaaa nih.. aaaabuka mulutnya”
Sivia pun memakan lahap bubur itu karena sudah beberapa hari dia  dia tidak amkan.
“ya ammpun vi, pelan-pelan maknnya. Belepotan tau” kata Alvin sambil meletekkan piring yang ada di tangannya dan mengambil tissue
“sini aku bersihin. Makan kea anak kecil aja” kata Alvin lalu membersihkan mulut via
“ehh.. iyaa.. bisa sendiri kok ini”
“bawel ahh di bantuin juga.”
“kalau tau aku bawel ngapain datang kesini”
“ya lah mau ke sini. Kan lumayan dapat kissing gratisan” kata Alvin memajukan bibirnya dan mengrahkan pada sivia
“isshhh apaan sih. Dasar omes yaa kamu vin” kata sivia menimpuk Alvin pake bantal”
“haaaa wesss gak kenaa” kata Alvin ngejek-ngejek via karena  via tidak berhasil menimpuknya pake bantal itu
“haaahaaaa… sini neng sivia sayangku, bang Alvin cium” katanya lagi sambil menggoda dan mendekat ke arah via, sedangkan via berdiri lalu pergi ke balkon kamarnya.
“udahh ahh vin capek ini” kata via dengan ngosh-ngoshan
“kamu tidur yaa vi istirahat” kata Alvin tiba-tiba dan membopong sivia ke kasur nya
“ehh Alvin,, turunin! Turunin vin” kata via kaget dan takut gara-gara dia di angkat tiba-tiba
“ga! Diem ahh, atau aku angkat nih ke bawah aku ceburin  ke kolam! Mau?”
“gaaaaaaaaaa! Alvin turunin” kata via ga mau diem
“yaudah mau nih yaa ceburin ke kolam” kata Alvin membopong sivia menuju luar kamarnya dan mendekati kolam renang
“alvvvvviiiiinnn.. ihhh ga mau ga mau ga mau. Dingin tau” kata sivia sambil memeluk erat Alvin di lehernya gar-gara ga mau di ceburin ke kolam.
“nihh yaa katanya  kamu turun, cepetan turun” kata Alvin terenyum jail
“gaaaaaaaaaa…” kata via terpejam sambil mempererat pelukannya pada Alvin
BYUUUUUURRRRR
Bukan hanya sivia yang tercebur, Alvin juga ikut menyeburkan dirinya ke kolam renang
“al.. bgyublepmnn” kata via yang ingin bicara tapi sudah keburu kelelep
“haha.. via lucu banget deh mukanya” kata Alvin membantu via keluar dari kolam renang.
“ga lucu. Ihhh Alvin nyebelin” kata via lalu menyiram Alvin lagi
“aduuhh.. aku balas yaa”
Dan terjadilah perang air antara Alvin dan sivia.
***
Sementara itu, si rio tampak kelihatan kesal gara-gara di twitter pada asik ngomongin antara kejadian Alvin dan sivia kemaren waktu di café itu.
“aaaaaaaarrrrrrrrrrgghh sialan loe vin” kata rio marah dan mengacak-ngacak rambutnya sendiri
“aduhh, anak mama ini kenapa yaa?” kata mama rio yang menghampirinya
“alaaahh mama ganggu aja, ga tau lagi bête apa?” kta rio marah pada mamanya
“sivia lagi? Ya ampun yo., udah berapa kali mama bilang sih, ga usah lagi pikirin cwe itu. Mending kamu kerja bener-bener. Dan pikirin masa depan kamu. Kalau kamu lebih sukses dari Alvin, mama jamin deh sivia bakal pindah sama kamu”
“tau ahh. Yang dipikirin mama itu cuman uang uang dan uang. Rio ga puas ma kalau cuman punya banyak uang tapi ga bisa ngedapatin sivia. Rio capek, mau istirahat” kata rio berlalu menuju kamar hotelnya karena tadi dia ngobrol dengan mamanya di lobby hotel.
“dasar kamu yo, uang itu lebih dari cinta” umpat mamanya
“tante,, tante kita boleh ketemu rio nggak?” kata anak rise yang tiba-tiba menghampiri mamanya rio
“gak, rio gak ada” kata mamanya judes
“yaah tante, please kami jauh jauh dari semarang buat ketemu rio” kata anak itu melas
“iayya tante. Please” kata temannya yang satu lagi
“gakk. Anak saya tidak boleh ketemu cwe kecentilan kaya kalian. Ngerti” sengit mamanya rio
“tante” kata mereka takut
“pergi. Rio gag boleh di ganggu” katanya lagi. Anak-anak itu pun pergi dengan rasa marah dan kecewa
“enak aja cwe centil githu mau ketemu rio. Huh! Dasar anak kegatelan” umpatnya sendiri dan berlalu pergi dari tempat itu.
***
Hari ini. Hari yang besar untuk Alvin, karena dia akan mengadakan konser tunggalnya. Dengan membawakan 27 lagu terbaiknya, dan berduet dengan artis-arti luar yang cukup terkenal.
Sebagai opening, dia membawakan lagu pertamanya debut di dunia entertainment yang berjudul berteman saja. Dia juga berduet dengan justin bieber, dan beberapa artis tenar lainnya. Alvin juga berduet dengan yesung, lagu yang mereka bawakan adalah waiting for you.penampilan yang benar benar spekatakuler.
Dan sebagai closing, dia berduet dengan kekasih tercintanya, siapa lagi kalau bukan sivia azizah. Saat mereka bernyanyi penonton terdiam dan begitu menghayati duet maut mereka
“sivia, would you marry me?” kata Alvin saat di bait terkhir dan menbungkukkan badan sambil memperlihatkan cincin pada sivia.
Sungguh di luar dugaan sivia, dia kira hari ini dia hanya menemani Alvin pada konsernya tapi dia juga di lamat oleh Alvin
“sivia, jawab vi.. “ kata Alvin lagi
“terima terima terima terima” kata penonton
Sivia mengungguk pelan, dan lantas Alvin pun langsung memeluk sivia.
Yaaeeeeeyyyyy rauh riuh tepuk tangan sangat meriah tak kala sivia menerima lamaran Alvin.
“cium..cium.cium” kata penonton lagi
Ccccuuuppp Alvin mencium sivia di bibirnya dalam sekejap.sivia kaget karena tiba-tiba wajah Alvin begitu dekat dengan wajahnya dan mata mereka juga bertatapan tajam. sivia hanya terdiam. Sedangkan penonton malah bersorak gembira.
***
Besok paginya, di majalah Koran ataupun tabloid, ada dua hot lines yang menghiasa cover-cover di majalah atapun Koran. Kabar buruk dan kbar baik.kabar buruknya adalah.
“anak dan ibu tewas di kamar hotel”
“rio dan ibunya tewas di hotel”
“dugaan sementara, rio membunuh ibunya dank arena stress dia mengkonsumsi narkoba dan akhirnya overdosis”
“anak mebunuh ibunya, lalu tewas overdosis narkoba”
“rio., membunuh lalu overdosis narkoba”
Sementara kabar bainya adlah
“SIVIA AZIZAH MENERIMA LAMARAN ALVIN JONATHAN”
“KECUPAN MANIS DARI ALVIN UNTUK SIVIA SAAT MENERIMA LAMRANNYA”
“ALVIN SIVIA PASANGAN YANG AKAN SEGERA MENIKAH”
“ALVIN MELAMAR SIVIA”
“LAMARAN ALAVIN PADA SIVIA YANG DI DUKUNG OLEH PARA FANS”
“KONSER TUNGGAL ALVIN DAN LAMARANNYA OADA KEKASIHNYA SIVIA AZIZAH”
Yuuppsss itulah akhir dari kisah permusuhan antara Alvin dan rio, rio sendiri yang memutuskan permusuhan itu karena dia sudah menghabisi nyawanya sendiri.
***
7 tahun kemudian
Alvin dan sivia sudah menikah dan mereka memiliki anak bernama alvia azita azizah jonathan. Seorang gadis cantik dan anak yang baik
“awww.. papaaaaa.. sakit” kata azita ketika dia jatuh di sepedanya
“tuhh kan, papa bilang hati-hati” kata Alvin menghampiri anaknya
“hikss.hikss sakit pa”katanya memegangi lukanya
“sini papa gendong kerumah, biar mama yang obtain. Lavin pun menggendong anaknya menuju rumahnya
“mamaaaaa.. liat nih anakmu luka lagi” kata Alvin memanggil sivia
“yaa ampun zita, hati-hati sayang. Kamu juga vin, jaga anak yang bener” omel sivia pada Alvin
“iyaaa” kata allvin lesu.
“aduuuduuuhh ma..paa.. perutku sakit” kata azita tiba-tiba
Sivia dan alvinpun cemas dan mendekati Azita
“kenapa sayang”
“heee.. heee gapapa kok” cengir azita
“dasar yaaa anak papa ini, pinter bohong, awas kamu. Papa gelitikin ini”
Sivia dan alvinpun menggelitiki anaknya
THE END
Maaf jelek. Ga konsen ngetik, jadi ide ngawur ke mana-mana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar