ALVIA
Aku mau curhat tentang masalah couple ini. Banyak yang menyukai couple Alvin dan sivia ini yang biassanya di singkat dengan alvia. Tapi banyak juga yang membenci couple ini, entah itu karena tidak suka dengan Alvin atau sivianya.
Aku menyukai couple ini karena aku suka Alvin dan sivia dan dulu sewaktu masih ada idolaciliklovers.ning.com banyak sekali cerita yang bercouple Alvin dan sivia ini. Aku jarang sekali membaca cerita yang bukan couple alvia, apa tindakan aku salah?? Apa itu berarti aku tidak menghargai penulis yang lain?
Bukankah kita mempunya hak? Salahkah aku kalau aku cuman baca couple alvia? Tapi buat apa aku membaca cerita yang bukan couple alvia sebagus apapun itu tetap saja tidak ada kepuasaan yang kudapat. Hanya membuat aku lelah.
Semua orang berbeda pendapat, dan pendapat inilah yang selama ini yang membuat pertengkaran antar couple. Aku takkan pernah coba nyari masalah kalau bukan ada yang duluan nyari masalah. Okelah bukan saatnya buat nyari tau siapa yang salah karena semau salah dan aku pun salah.
Dulu aku selalu mengharapkan Alvin dan sivia bisa menjadi pasangan asli pada dunia nyata, saat itu aku masih labil. Tapi banyaknya kejadian-kejadian yang buat aku kuat nerima kenyataan, sekarang aku sudah tidak terlalu berharap Alvin dan sivia pacaran. Tapi bukan berarti aku tidak senang kalau mereka dekat. Aku bahagia, dan aku tersenyum di sini.
Dan sekali disini, aku pernah kesal karena banyak orang yang menganggap alvia dan fans nya itu selalu bermasalah. Iya bermasalah karena mereka yang merasa punya masalah dengan kami, yah tentu kami mau menyelesaiaknanny karena kami bukan pengecut.
Aku sadar se sadarnya alvia itu tidak akan bisa sedekat siviel, tapi di hati ku tidak tau kenapa selalu yakin itu bakal terjadi, aku tidak bisa menyangkal hatiku, kaena hatiku sudah yakin dan begitu yakin suatu saat nanti itu akan terjadi.
Percaya pada hati apa salahnya bukan?? Terserah kalian menganggap aku begitu fanatic, karena itu yang menilai adalah kalian sendiri dan kalian sendiri juga pasti merasa teerbebani dengan itu. Aku hidup juga bukan buat mencari musuh.
Sekali lagi, aku tidak merasa fanatic, karena aku hanya merasa munafik. Kalau aku fanatic, tidak mungkin selama ini aku sering curhan ke teman-teman ngatain Alvin , yaahh aku sering kesal juga kan sama Alvin? Yah aku bicara apa yang aku rasakan dan berusaha buat tidak berbohong berlaga menerima apa adanya asal dia bahagia. Aku bukan orang yang seperti itu.
Yang aku heran setiap aku mengeluarkan isi hatiku tentang Alvin dan sivia selalu saja ada yang marah sama aku. Ini adalah duniaku dan aku berhak berbicara apa aku rasakan. Apa dunia ini milik kalian? Seenaknya menghakimin orang. Pernah aku campurin urusan kalian? Kalian cuman berlibet pada sesuatu yang biasa yang terlalu di lebihkan.
Dan sebagai penutup aku cuman mau bilang, apapun yang terjadi aku akan terus menyukai couple alvia. Entah itu nanti sivia deket dengan siapa atau Alvin pacaran dengan siapa. Yang aku tau adalah memikirkan Alvia adalah kebiasaan bagiku. Membacacerita dengan couple alvia mebuatku sedikit bisa melupakan kesedihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar